Kamis, 01 Februari 2024

Penelitian Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (UNDANA) di PKBM Obor Timor Ministry

Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (UNDANA), Ratna Henuk, mengukir prestasi baru dengan mengantarkan surat penelitian ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Langkah inovatif ini diharapkan dapat membuka pintu kemajuan teknologi digital di PKBM dan memberikan kontribusi positif untuk pengembangan pendidikan di tingkat masyarakat.

Ratna Henuk, mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Komputer UNDANA menunjukkan dedikasinya untuk menerapkan ilmu yang dimilikinya demi kesejahteraan masyarakat. Dalam surat penelitiannya, Ratna merinci rencana kerja sama antara Universitas Nusa Cendana dan PKBM untuk memajukan teknologi digital dalam proses pembelajaran di lingkungan PKBM.

Surat penelitian yang dikirimkan oleh Ratna Henuk menyoroti Penelitian tentang Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C berbasis Website. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PKBM dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

"Teknologi digital bukan hanya tren, tapi kebutuhan. Saya yakin bahwa dengan memperkenalkan inovasi ini ke PKBM, kita dapat membantu mereka untuk terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta didik," ujar Ratna dengan antusias.

Melalui dedikasi Ratna Henuk dan dukungan penuh dari Universitas Nusa Cendana, diharapkan bahwa PKBM dapat segera merasakan manfaat positif dari integrasi teknologi digital dalam lingkungan pembelajaran mereka. Perubahan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi masyarakat dalam mengakses pengetahuan dan keterampilan di era digital ini.






Penerimaan Murid Baru Paket A,B,C Tahun Ajaran 2024/2025


 

Minggu, 05 Maret 2023

Penerimaan Murid Baru Paket A,B,C Tahun Ajaran 2023/2024


 

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Obor Timor Ministry telah membuka penerimaan untuk siswa Pendidikan Non Formal (PNF) atau Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, C Tahun Ajaran 2023/2024. Pada Tahun ini diberikan beasiswa bagi peserta didik usia sekolah. Silahkan menghubungi petugas untuk mendaftar.

Kamis, 20 Mei 2021

Penerimaan Murid Baru Paket A,B,C Tahun Ajaran 2021/2022

    Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Obor Timor Ministry  membuka kesempatan kepada generasi muda yang putus sekolah agar bisa kembali bersekolah melalui jalur pendidikan non formal (PNF) untuk Program Paket A (Setara SD), Paket B (Setara SMP) dan Paket C (Setara SMA). 

    Ada pun program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang putus sekolah karena dalam dunia kerja saat ini selain skill atau ketrampilan maka  dibutuhkan juga ijasah untuk melamar berbagai pekerjaan ataupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sehingga dengan mengikuti pendidikan non formal atau pendidikan kesetaraan ini diharapkan masyarakat yang putus sekolah mendapatkan kesempatan untuk merajut masa depan yang lebih baik.

    Obor Timor Ministry membuka kelas Pendidikan Non Formal sejak tahun 2014 dan sudah meluluskan ratusan siswa baik dari Program Paket A, B dan C. Diharapkan dengan adanya program ini makan dapat membantu pemerintah NTT dan khususnya Kota Kupang untuk menuntaskan program wajib belajar bagi masyarakat Indonesia.

        PKBM Obor Timor ministry berharap dapat menjangkau masyarakat putus sekolah sehingga dapat merealisasikan mimpi mereka untuk masa depan yang lebih baik. 





Berbagi Kasih dengan Korban Bencana Badai Seroja

Pada Bulan April Tahun 2021 Nusa Tenggara Timur mendapat bencana badai SEROJA yang mengakibatkan kerusakan di berbagai tempat. Banyak masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan karena Rumah mereka rusak diterjang angin, kebanjiran dan lain sebagainya. Oleh karena itu OBOR TIMOR MINISTRY peduli akan hal ini sehingga turut berpartisipasi dalam membantu korban Badai di NTT.

Obor Timor Ministry bekerja sama dengan PT Monex Jakarta membantu menyalurkan bantuan sembako kepada 150 Kepala Keluarga Korban Badai Seroja yang berada di Desa Takari dan Boneana di Kabupaten Kupang. Di desa Takari Kabupaten Kupang adalah korban banjir yang mana rumah mereka hancur karena bancir dan angin topan sedangkan di Desa Boneana rumah mereka hancur karena angin badai dan hujan sehingga mereka terpaksa mengungsi ke tempat pengungsian,

Bantuan berupa Sembako kepada 150 Kepala Keluarga ini diberikan kepada masyarakat ini diterima oleh pemerintah setempat dan warga terdampak langsung sehingga bantuan ini sangat membantu masyarakat yang kehilangan harta benda mereka. 

    


 
     










    

Selasa, 22 September 2020

Berbagi Kasih dengan Anak-Anak Putus Sekolah

PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Obor Timor Ministry menyelenggarakan Pendidikan Non Formal bagi anak-anak Putus Sekolah melalui program Paket A (setara SD), paket B (Setara SMP) dan Paket C ( Setara SMA). Program ini sangat membantu anak-anak yang putus sekolah untuk bisa bersekolah kembali. Program ini adalah Program resmi di bawah naungan Pemerintah khususnya Dinas P & K Kota Kupang. 







Sejak tahun 2013 Program ini dibuka sudah meluluskan ratusan anak dengan ijasah resmi pemerintah. Banyak Alumni lulusan Pkbm Obor Timor Ministry yang sudah bekerja diberbagai tempat bahkan sampai ke luar negeri. Program Pendidikan Non Formal paket A, B dan C ini sangat bermanfaat bagi anak-anak yang putus sekolah. Dengan adanya Program ini anak-anak memiliki masa depan untuk menggapai impian atau cita-cita mereka. Bagi masyarakat yang ingin mendaftar bisa menghubungi Pkbm Obor Timor Ministry.








Rabu, 10 Juni 2020

Berbagi Kasih dengan Anak-Anak Kelompok Marjinal

Obor Timor Ministry adalah  LSM lokal yang berlokasi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur memiliki kepedulian terhadap isu anak dan perempuan di NTT. Kehadiran Obor Timor Ministry adalah untuk membantu anak-anak dan perempuan marjinal yang ada di Nusa Tenggara Timur. Bantuan yang diberikan berupa beasiswa kepada anak-anak marjinal, pendidikan gratis untuk anak-anak Marjinal dan juga Pemberdayaan bagi perempuan Marjinal yang ada di Nusa Tenggara Timur.

Pada Tahun 2020 ini, Obor Timor Ministry bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan berupa sembako kepada 78 Pekerja anak dan keluarga mereka yang terkena dampak Covid-19. Melalui bantuan yang disalurkan ini dapat meringankan beban ekonomi di keluarga mereka

Penyaluran bantuan ini langsung diserahkan di sekretariat Obor Timor Ministry. Anak-anak binaan datang bersama orang tua mereka untuk menerima bantuan tersebut. Salah seorang anak yang berinisial  MJ  yang adalah penjual koran di Lampu Merah Eltari, Kota Kupang sangat berterima kasih atas bantuan yang diterima karena sangat membantu keluarga mereka, Ayahnya sudah meninggal sedangkan ibunya tidak bekerja sehingga dengan bantuan ini mereka dapat bertahan hidup di Masa Covid-19 ini.

Bantuan Sosial hasil kerja sama Obor Timor Ministry dengan Kementerian Sosial diberikan tepat sasaran kepada keluarga-keluarga Marjinal yang terkena Dampak Covid-19 di NTT. Diharapakan kerja sama ini tetap berjalan dengan baik dan kedepannya lebih banyak anak-anak Marjinal NTT yang bisa mendapat bantuan melalui program ini.