KUPANG, 31 Juli 2026 – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Obor Timor Ministry kembali menunjukkan taringnya di panggung pendidikan nasional. Salah satu pendidik terbaik lembaga ini resmi mendaftarkan karya tulis ilmiahnya dalam ajang bergengsi "Lomba Penulisan Artikel bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Tingkat Nasional Tahun 2026" yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Mengusung tema besar "Dari Ruang Kelas Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur", perwakilan dari PKBM Obor Timor Ministry ini memilih subtema Praktik Baik Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Judul artikel yang diangkat pun sangat lekat dengan kearifan lokal tanah Timor, yakni "Mendobrak Hafalan Menuju Kedalaman: Menyalakan Jiwa Wirausaha Warga Belajar PKBM Melalui Inovasi Susu Kelor".
Dalam draf artikelnya, sang pendidik membedah bagaimana PKBM Obor Timor Ministry mendobrak sekat kaku ruang kelas dengan metode pembelajaran berbasis proyek nyata (Project-Based Learning). Warga belajar tidak lagi sekadar diajak menghafal teks kewirausahaan, melainkan diterjunkan langsung untuk memecahkan masalah gizi (stunting) dan ekonomi mikro di sekitarnya melalui produksi komersial Susu Kelor.
Uniknya, inovasi ini memanfaatkan bubuk kelor murni siap pakai berstandar pangan berkualitas yang diramu secara presisi dengan susu cair. Melalui eksperimen sains terapan dan kalkulasi matematika ekonomi ini, warga belajar berhasil menepis aroma langu marungga (kelor) menjadi minuman sehat bernilai jual tinggi. Proyek hulu-ke-hilir ini tidak hanya mengasah nalar kritis warga belajar, tetapi juga melatih kemandirian ekonomi mereka sejak dini.
Ketua Pengelola PKBM Obor Timor Ministry menyampaikan rasa bangga dan dukungan penuhnya atas partisipasi ini. "Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan kesetaraan atau nonformal bukanlah pilihan kedua. Melalui fleksibilitas kurikulum di PKBM, kami justru bisa melahirkan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat bawah. Keikutsertaan dalam lomba nasional ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh tutor kesetaraan di NTT dan Indonesia untuk terus mendokumentasikan praktik baik mereka," ujarnya.
Sesuai dengan petunjuk teknis lomba, keikutsertaan ini juga didukung dengan publikasi konten edukatif di media sosial sebagai pemenuhan komponen nilai tambah dari dewan juri. Penutupan pengiriman berkas nasional ini jatuh pada tanggal 31 Juli 2026.
Segenap keluarga besar PKBM Obor Timor Ministry memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur agar karya inovatif berbasis pangan lokal ini dapat meraih hasil terbaik di tingkat nasional dan membawa harum nama bumi Timor. (Humas PKBM Obor Timor Ministry)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar